
Bupati menyampaikan bahwa disamping orangtua, guru juga menjadi ujung tombak dalam mencerdaskan anak didik sebagai generasi penerus. “Ciptakan proses belajar mengajar yang nyaman dan menyenangkan, berikan hati dan perhatian yang tulus. Membangun pendidikan merupakan sebuah kerjasama yang harus bersinergi, tidak dapat berjalan sendiri-sendiri. Orangtua, guru dan pemerintah harus memberikan perhatian khusus dalam membangun karakter anak didik yang unggul,” sebut Bupati lebih lanjut.
Dalam kesempatan ini, Bupati Taput menyerahkan hadiah dan penghargaan bagi paramedis yang berprestasi, baik di Dinas Kesehatan maupun di Rumah Sakit Umum Tarutung untuk memotivasi paramedis dalam memberikan layanan prima dibidang kesehatan. “Obat yang paling mujarab bagi para pasien adalah sapaan dan pelayanan yang lembut, baru kemudian penanganan secara medis. Beri kelembutan, kebersihan lingkungan rumah sakit dan pelayanan kesehatan lainnya. Puskesmas yang memberikan pelayanan 24 jam juga harus benar-benar 24 jam, jangan hanya slogan,” tegas Bupati diakhir sambutan.
Didalam acara ini Bupati meresmikan Pusat Pelayanan Ambulance Gawat Darurat dan Pusat Pengaduan Masyarakat (Public Safety Center) Dinas Kesehatan pada telepon 911 atau 082280000090 dengan layanan 24 jam secara gratis untuk wilayah Kabupaten Tapanuli Utara.
Kepada para peserta didik Bupati memberikan bantuan berupa buku tulis dan bibit pohon produktif untuk ditanam di lingkungan sekolah.
Usai temu pendidikan di Kecamatan Siatas Barita, dilanjutkan dengan temu pendidikan di Kecamatan Sipoholon yang didhadiri oleh para peserta didik, orang tua siswa, dan stakeholder lainnya..
Photo
Tidak ada komentar:
Posting Komentar